ID Android Developer Kumpul Kumpul di KUDO

Another good event, thanks to KUDO and Dicoding. Software Developer Indonesia pasti akan lebih cepat berkembang kalau sering ada meetup seperti ini. fyi, pak albert lucius (CEO KUDO) bilang auditorium kudo, gedung Kudoplex 1 bisa dipakai buat acara meetup, silahkan saja ajukan saja. Keren banget ni manajemen kudo, support banget untuk perkembangan software developer. thanks again to Kudo.

 

Buat yang belum tau apa itu Kudo, Kudo hadir untuk menjebatani toko online dengan masyarakat yang belum terbiasa jual/beli online sendiri. masyarakan Indonesia sendiri, secara statistik masih banyak yang belum biasa transaksi online karena faktor takut penipuan, tidak punya kartu kredit/debit, dll. Kudo menggunakan agen-agen untuk menghadirkan toko online menjadi toko offline ini (online to offline).

 

Kembali ke acara meetup. speaker pertama setelah pesan sponsor adalah qushay bagas (Android Developer Kudo). Materi yang dibawa adalah best practice development yang telah diterapkan di Kudo seperti software release menggunakan model train, git flownya bagaimana,  penerapan code review. best practice inilah yang menyelamatkan developer kudo dari lembur, code yang buruk, bug,  juga menyelamatkan manajemen kudo dari delivery software yang telat.  delivering high quality software through better release process.

 

Dari banyak hal menarik di atas, kayaknya saya harus segera nerapin code review ni. maklum selama ini seringnya koding sendirian. berdasarkan pengalamannya kudo, untuk code review ada beberapa rekomendasi yaitu sekali review bagusnya sekitar 400 Line of Code (LOC) (tergantung bahasa yang digunakan juga) dan sekali review jangan lebih dari 1 jam. hal ini untuk menghindari kejenuhan yang mengakibatkan jadi tidak teliti lagi.

 

Lanjut ke materi selanjutnya, deep understanding firebase realtime database by sidiq permana (google developer expert android). Sayangnya materinya tidak terlalu deep, lebih ke pengenalan firebase, apa aja hal keren dari firebase. untuk deep understanding kayaknya harus nyoba sendiri 🙂 .ada note khusus tentang firebase yaitu firebase cloud messaging (FCM) not work di background proses dan hal ini akan dikomunikasikan mas sidiq ke tim engineer google nya langsung.

 

ok, materi selesai. semoga kita semua bisa jadi software developer yang lebih baik lagi. aamiin.

 

Catatan Google I/O Extended – Viewing Party 2016 Jakarta

Kenapa saya telat menyadarinya, ternyata di Jakarta banyak sekali event yang bagus dan gratisan 🙂
seperti Google local guide party, Indonesia Android Kejar, Seminar, Workshop, TechTalk.
Secara umum event-event ini bermuara pada dua “sungai”, yaitu gaharu activation dan dicoding. gaharu activation yang merupakan anaknya Kibar selalu menjadi EO buat acaranya Google Indonesia.

Kemarin saya mengikuti event google yaitu Google I/O Extended 2016 – Jakarta recap yang diadakan di Trisakti. Acara ini terbagi menjadi dua sesi yaitu viewing party untuk pagi sampai siang dan seminar untuk siang sampai sore. namun karena kelalaian membalas email konfirmasi saya jadinya cuma ikut yang sesi pertama. waktu daftar ulang saya baru menyadari hanya membalas satu email konfirmasi 😐

google io recap 2016 jakarta
google io recap 2016 jakarta – auditorium pasca sarjana trisakti

sesi pertama, viewing party : Progressive Web App
pada sesi ini kami nonton bareng video rekaman presentasi tentang progressive web app dari google I/O 2016 yang di Mountain view, California. habis itu dilanjutkan sesi tanya jawab. yang menjadi speaker nya adalah Ibnu Sina Wardy (Google Developer Expert on Android). ni orang jago banget, walaupun expert resminya di Android, ternyata di web juga expert.

Berikut catatan tentang progressive web app

 

Latar belakang

  • load time efeknya sangat besar. menurut survey orang sana 30% orang akan meninggalkan situs jika load time lebih dari 3 detik (faktor kecepatan dan konektivitas).
  • Banyak orang tidak mau menginstall aplikasi native jika aplikasi tersebut jarang di pakai (faktor kapasitas penyimpanan).

 

Progressive web app sendiri bertujuan membuat aplikasi web (khususnya mobile web) mempunyai fitur-fitur seperti native app. jadi pengalaman(experience) yang dirasakan user seperti memakai native app padahal bukan.

Dalam mengembangkan web app, ada 4 pilar yang harus diperhatikan agar web app tersebut sukses, yaitu acquire/accelerate, engage, convert, retain(jadi inget materi di GBG). acquire/accelerate itu bagaimana agar user mau berkunjung ke web app kita. engage itu bagaimana user mau register/sign up/follow sosial media. convert itu bagaimana agar web app kita bisa menghasilkan uang. retain itu bagaimana agar user mau tetap menggunakan web app kita. nah, penerapan progressive web app dengan tepat bisa mengimplementasikan 4 pilar tersebut. contoh untuk membuat user mau kembali ke web app kita bisa menggunakan push notification, add to home screen. fitur offline juga bisa meningkatkan pilar convert, contoh kasus pada konga.com (e-commerse terkenal di afrika), dengan fitur offline user masih bisa buka barang-barang yang telah ter cache dan melanjutkan pembayaran (wow banget kan, tetapi kurang tau juga detailnya). contoh kasus wow lainnya adalah salah satu maskapai penerbangan di german, mereka menerapkan push notification ketika waktu online checkin sudah mulai dan fitur add to home screen + offline agar user bisa dengan cepat menunjukkan boarding pass di bandara dan masih bekerja walaupun tidak ada koneksi. (jadi inget biasanya tiket atau boarding pass di screenshoot takut koneksi inet lagi gangguan, haha)

 

berikut hal-hal yang diperkenalkan pada  progressive web app

  • Accelerated Mobile Page (AMP). fitur ini membuat data diload lebih cepat. google membuat cloud cache untuk static content. efeknya interaksi user dengan app menjadi lebih lancar dan smooth.
  • Push Notification. seperti push notif whatsapp, bbm, clash royale 🙂
  • Credential Manager API/Web Payment API
  • Mode offline. tidak seperti web app pada umumnya yang muncul dinosaurus ketika tidak ada koneksi. mode offline membuat web app masih bisa jalan walau tanpa koneksi. namun tidak semua, hanya bagian-bagian yang telah tercache. secara teknik mode offline menggunakan service worker untuk melakukan background threat cache content. karena background threat, content yang belum di buka juga bisa dibuat cachenya. berhasil atau tidaknya fitur ini untuk mempesona user harus pintar memilih content yang mau di cache. catatan : fitur ini belum disupport semua browser. fitur ini dalam versi production harus menggunakan https.

 

catatan sesi tanya jawab

  • kita harus bisa membedakan antara kapan harus menggunakan progressive web app dengan kapan harus menggunakan native app. caranya dengan menganalisis target user (umur, hi tech/gaptek, apakah sering menggunakan app atau kadang2 saja, experience dll) dan type aplikasi.
  • progressive web app bukan berati harus berhenti belajar native app.

 

oh ya, ada kata2 keren dari salah satu speaker tim google chrome yang bikin saya terpukau, saya lupa kata2 nya, intinya bagaimana mencari kemungkinan agar bisa lebih baik lagi. ada beberapa bocoran project yang dikerjakan tim google chrome seperti physical web, web assembly. wow wow wow mahluk apa itu.

setelah mengikuti viewing party ini, kita sudah mendapatkan highligh nya. PR besarnya adalah mempelajari hal teknisnya. Semangat!!!(menyemangati diri sendiri yang udah jarang belajar banyaknya ngegame, hehe)

Update windows 8 menjadi windows 8.1

windows 8.1 (codenamed  blue) adalah major update dari windows 8. salah satu perubahan pada tampilan adalah kembali munculnya start button, namun fungsinya tidak seperti windows sebelumnya tetapi start button akan membawa anda ke start screen. untuk fitur-fitur windows 8.1 bisa dibaca di detik inet.

setelah di release tanggal 17 oktober 2013, setelah koneksi internet mendukung akhirnya saya memutuskan untuk mencoba windows 8.1 ini.

warning : backup dulu data dan aplikasi sebelum update ke windows 8.1 karena prosess update akan menghapusnya.

percobaan pertama, update via windows store.

update via windows store
update via windows store

hasilnya gagal terus.

inilah koneksi indonesia,  download file sebesar 2,42 GB terasa sangat lama. Ditambah lagi pada windows store download progressnya tidak informatif dan sering failed.

note : update dari windows store katanya tidak memerlukan product key baru.

download dengan cara lain

cari-cari ketemu juga cara lain download update windows 8.1 selain dari windows store.

download downloadernya di -> http://windows.microsoft.com/en-us/windows-8/upgrade-product-key-only

note : update dengan cara ini memerlukan product key yang berbeda dengan product key windows 8. untung akun saya di msdn upi masih aktif 😀

Akhirnya

windows 8.1
windows 8.1

 

Peraturan Baru Parkiran UPI

hari jumat, 11 januari 2013 saya pergi ke kampus pakai baju putih dan jeans hitam (gak penting) 🙂

yang penting itu dibagikannya surat cinta edaran sama pak satpam.

intinya tempat parkiran motor bakal dipusatkan di 4(empat) tempat.

  • di sekitar FPTK untuk bagian selatan
  • di samping BNI, sekitar LPPM, depan Gymnasium untuk bagian utara
  • gerbang samping Koramil sukasari bakal selalu dibuka(sebelumnya cuma dibuka kalau ada wisuda)

Peraturan ini mulai berlaku hari senin 14 januari 2013

saya mendukung kebijakan ini, karena

  • Mengurangi polusi udara di dalam kampus.
  • Lebih sehat
  • Lebih rapi (mungkin)

Setiap aturan pasti ada pro dan kontra. Mari kita lihat bagaimana implementasi aturan ini

Download Manager

akhir-akhir ini beberapa teman bertanya, kok gk pakai idm (Internet Download Manager)?
gk bro, saya pakai fdm (free download manager)

berapa waktu lalu, teman menemukan celah di salah satu provider internet. bisa internetan/download kenceng unlimited dengan harga murah. Jadinya pada ngebandingin berapa speed download ditempat masing2.

Untuk masalah kecepatan (download accelerator) IDM memang numero uno. tapi IDM itu gk gratis. Emang sih banyak crackan nya tapi saya mencoba menghargai software orang lain.

bikin software itu gk mudah masbro…

emang software di laptop lo asli semua???

emang sih belum 100%, masih ada 5 yang ngecrack, hehe. semoga kedepannya bisa 100% software asli

oh ya, bagi yang mau beli lisensi IDM, harganya gk mahal kok, cuma sekitar 200 ribuan buat seumur hidup.

bagi yang gak mampu/mau beli, banyak kok software download manager yang free.

free download manager, orbit downloader, addon downThemAll dll

free download manager screenshot
free download manager screenshot

saya pakenya free download manager. sudah gratis banyak fiturnya juga. Selain bisa download flash video seperti youtube, fdm juga bisa download torrent, bisa juga website copier(HTML spider) dll

jadi free download manager = idm+bitTorrent+httTrack 🙂

catatan: speed download pada screenshot waktu pakai provider axis habis quota, jadinya cuma dapet 12 KB/s

#macro socket ic zif/textool eagle 3D povray

namanya socket textool, itu kata salah satu pemilik toko di jayaplaza.

socket 3m textool zif
socket 3m textool zif

tapi kalau nyari komponen “textool” di library eagle tidak akan ketemu. Tau gak masbro, ternyata textool itu nama merek, lengkapnya 3M textool. nama jenis socket ini sebenarnya adalah ZIF(Zero Insertion Force)

Di postingan ini saya mau share #macro buat komponen ini, karena socket zif belum ada di library komponen eagle 3D povray. siapa tau masbro pada butuh, jadi tidak perlu bikin lagi. tapi untuk ukurannya tidak terlalu presisi karena waktu ngegambarnya, saya mengukurnya pake penggaris cm

oh ya, bagi yang belum tau, di eagle 3D pov ray, satu mm = satu unit.

hasil render socket ic zif/textool eagle 3D povray

hasil render socket ic zif/textool
hasil render socket ic zif/textool

#macronya

//#macro zif socket by ruly anggriawan

#macro socketZif(w,l,wBetweenPinDown,wBetweenPinUp,wPinUp,lPinUp,wSideUp,handleLength,pins)
union{
        union{  
                #if(pins=28)
                IC_DIS_DIP_GRND(28,28,3,3.2,"ATMEGA 168","ATMEL")
                #else
                IC_DIS_DIP_GRND(40,40,6,3.2,"ATMEGA 8535","ATMEL")
                #end
                translate<-(l/2), 10 ,-(w/2)>
                rotate<0,180,0>
                
                
        }
        //pins down
        union{
                #local xi=0;
                #local i=(pins/2);
                #while (xi<i)
                        box { 
                                <(xi*2.5)+7, -3.5, 3.5>,
                                <(xi*2.5)+0.5+7, 0, 1+3.5>
                                
                        }
                        box { 
                                <(xi*2.5)+7, -3.5, 3.5+wBetweenPinDown>,
                                <(xi*2.5)+0.5+7, 0, 1+3.5+wBetweenPinDown>
                                
                        }
                        
                        
                        #local xi=xi+1;
                #end
                texture{col_silver}
        }
        union{//kotak utama textool
                difference{
                        union{ 
                                box { 
                                        <0, 0, 0>,
                                        <l-6, 11, w>
                                }
                                box{
                                        <l-6, 0, 0>,
                                        <l, 11, w-2>
                                }
                                box{
                                        <44, 0, w-2>,
                                        <l, 5, w>     
                                }
                                
                        }
                        union{//up hole
                              box { 
                                        <6, 8, wSideUp>,
                                        <6+lPinUp, 12, wSideUp+wPinUp>
                                }
                              box{
                                        <6, 8, wSideUp+wPinUp+wBetweenPinUp>,
                                        <6+lPinUp, 12, wSideUp+(2*wPinUp)+wBetweenPinUp>
                              }
                        }
                        texture{
                                pigment{LimeGreen}
                        }
                }
                union{//up pins
                #local xi=0;
                #local i=pins/2;
                #while (xi<i)
                        box { 
                                <(xi*2.5)+7      , 8 ,       0+wSideUp>,
                                <(xi*2.5)+0.2+7  , 9.5    , wPinUp+ wSideUp>
                                
                        }
                        box { 
                                <(xi*2.5)+7,     8   , wPinUp+wBetweenPinUp+wSideUp>,
                                <(xi*2.5)+0.2+7, 9.5 , (2*wPinUp)+wBetweenPinUp+wSideUp>
                                
                        }
                        
                        #local xi=xi+1;
                #end
                texture{col_silver}
                }
                
        }
        union{//pengunci
                union{
                        
                        difference{//bending
                        
                        torus{ 
                                2, 0.75  
                             }
                             
                             union{
                                box { 
                                                <-4, -4, -4>,
                                                <4, 4, 0>
                                }
                                box{
                                        <0, -4,0>,
                                        <4, 4, 4>    
                                }
                            }
                            translate<2,0,0>    
                                
                                      
                        }
                        //tiang
                        cylinder{
                                <2, 0, 2>,
                                <2.5+handleLength, 0, 2>,
                                0.75
                        
                        }
                        
                        texture{
                                                col_silver
                                }
                }
                union{
                        cylinder{
                                <4.5+handleLength, 0, 2>,
                                <6.5+handleLength, 0, 2>,
                                2.5
                        }
                        difference{
                                sphere{
                                        <4.5+handleLength,0,2>,
                                        2.5
                                        
                                }
                                box{
                                        <4.5+handleLength, -3, -3>,
                                        <8+handleLength, 3,5>
                                }
                        }
                        difference{
                                sphere{
                                        <6.5+handleLength,0,2>,
                                        2.5
                                        
                                }
                                box{
                                        <2+handleLength, -3, -3>,
                                        <6.5+handleLength, 3,5>
                                }
                        }
                        texture{
                                pigment{LimeGreen}
                        }
                }
        translate<l-5,6,w-2>
        } 	        

        
}	        
#end


#macro socketZifDil28Point3Inch()
object{socketZif(15,50,7,3.5,4.25,36,1.5,10,28)}
#end

#macro socketZifDil28Point6Inch()
object{socketZif(22,50,14,4.5,6.75,36,2,10,28)}
#end

#macro socketZifDil40Point6Inch()
object{
                socketZif(22,65,14,4.5,6.75,51,2,12,40)
                
        }
#end

catatan: socket zif/textool gambar sendiri tapi ic atmeganya manggil dari library yang udah ada

 

POV RAY Code Buat Arduino Shield Library, Eagle 3D

salah satu cara mudah mendesain arduino shield di eagle adalah menggunakan sparkfun library. Dilibrary ini sudah ada komponen arduino shield(skematik n layout). arduino shield adalah gabungan 4 komponen yaitu 2 female header 1×8 dan 2 female header 1×6. kalau kita mendesain arduino shield dengan cara biasa sering kali terjadi salah ukuran antara female header ini sehingga tidak klop dengan arduino board atau arduino shield yang lain. kalau menggunakan komponen arduino shield ini, arduino shield dijamin pasti klop.

arduino shield eagle sparkfun library
arduino shield eagle sparkfun library

namun, ketika kita ingin merender gambar PCB menggunakan POV ray, komponen arduino shield ini tidak tergambar, hanya ada lubang di PCB.

jika kalian bingung bagaimana caranya merender komponen arduino shield ini, ini ada sedikit solusi dari saya.

konsepnya, arduino shield ini adalah 2 buah female header 1×8 yang digabungkan dengan 2 buah female header 1×6. untuk female header sendiri, di eagle 3D povray sudah tersedia di file connector.inc, jadi kita tinggal copy edit 🙂

begini caranya

1. buka file connector.inc

file ini ada di directory tempat menginstall eagle 3D pov-ray

2. tambahkan macro ini

// adding for arduino shield(spark fun library)
#macro arduinoShield(typeShield)
        #declare differentTypeShield = "ARDUINO_SHIELDNO_SILK";//DUEMILANOVE_VIAS
        #if(strcmp(typeShield,differentTypeShield)=0)
                #declare differentX = 12.5;
        #else
                #declare differentX = 0;
        #end
        
        union{
                object{
                        BL_1X8()translate<45.325800-differentX,0.000000,-2.683400>rotate<0,270.000000,0>//pin digital 0-7
                
                }
                object{
                        BL_1X8()translate<23.485000-differentX,0.000000,-2.641800>rotate<0,270.000000,0>//pin digital 7-
                }

                object{
                        BL_1X6()translate<30.092000-differentX,0.000000,-50.814700>rotate<0,270.000000,0>//power
                }
        
                object{
                        BL_1X6()translate<47.970400-differentX,0.000000,-50.892600> rotate<0,270.000000,0>//analog
                }
        }
#end

di file connector.inc anda akan melihat banyak #macro. di pov-ray #macro adalah sejenis prosedur

3. buka file 3dusrpac.dat dan tambahkan code berikut

DUEMILANOVE_SHIELD:0:1:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:arduinoShield(::
DUEMILANOVE_SHIELD_LONGPADS:0:1:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:arduinoShield(::
DUEMILANOVE_SHIELD_NOHOLES:0:1:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:arduinoShield(::
DUEMILANOVE_SHIELD_NOHOLES_NOLABELS:0:1:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:arduinoShield(::
DUEMILANOVE_SHIELD_NOLABELS:0:1:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:arduinoShield(::
DUEMILANOVE_VIAS:0:1:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:0:arduinoShield(::

code ini buat nge-link komponen arduino shield sparkfun dengan macro yang anda tambahkan sebelumnya.

4. selesai, sekarang anda tinggal merender ulang

berikut contoh komponen arduino shild hasil render

arduinoShield eagle 3D
arduinoShield eagle 3D

semoga membantu

Tutorial – Basic POV-RAY

Pertama mengenal Pov-Ray ketika mencoba eagle 3D. software ini menggenerate board yang didesain di eagle menjadi file POV(*.pov). File POV ini bisa dirender menjadi file gambar(*.bmp) menggunakan Pov-Ray.

arduino Board 3d dirender dengan POV-RAY
arduino Board 3d dirender dengan POV-RAY

good job…

tapi library komponen elektroniknya belum lengkap. Hasil pertama nge-render pasti ada komponen yang gk kegambar, kebalik, salah ukuran dll. Seperti gambar di atas, long female header pin nya belum kegambar, dan gambar socket IC nya juga masih salah, pengennya socket IC jenis textool.

Untuk memperbaikinya mau gk mau, saya harus bongkar pov-ray(Persistence of Vision Raytracer) ini.

Bagi yang mau mempelajari Pov-Ray, ini ada tutorial sederhana menggambar Geometri dengan Pov-Ray. Sebagai contoh kita akan mencoba menggambar kotak.

1. Download Pov-Ray di sini -> http://www.povray.org/download/

2. Memahami Pov-Ray sistem koordinat.

Sistem koordinat Pov-Ray agak berbeda dengan sistem koordinat software 3D seperti AutoCAD.

sistem koordinat pov-ray
sistem koordinat pov-ray

jika kita ingin menggambar benda yang ada di depan kita, asumsikan benda berada di posisi 0,0 dan mata kita adalah kamera.

sumbu X positif : arah tangan kanan

sumbu X negatif : arah tangan kiri

sumbu Y positif : arah atas

sumbu Y negatif : arah bawah

sumbu Z positif : arah menjauh

sumbu Z negatif : arah mendekat

koordinat pertama sumbu X, kedua sumbu Y, ketiga sumbu Z <X, Y, Z>

3. Membuat file pov baru

caranya sama dengan software lain pada umumnya. save dengan extensi .pov (contoh: gambarKotak.pov)

4. Memanggil library yang dibutuhkan

#include "colors.inc" //library warna seperti Yellow White dll
#include "shapes.inc" //library buat bentuk geometri seperti box, sphere, cube dll
#include "textures.inc" //library texture

5. Menentukan posisi kamera

camera{
        location <10,10,-10> //posisi kamera
        look_at <5,1,3>      //arah pandang kamera

}

location adalah lokasi kamera atau posisi mata
look_at adalah titik pandang kamera

 

6. Menggambar background
untuk contoh sederhana, background warna putih

background{
        color White //warna background
}

7. Menggambar Objek

 

Untuk menggambar Kotak gunakan syntax box.

box pov-ray
box pov-ray
box { //menggambar object kotak
        <0, 0, 0>, //titik 1
        <10, 3, 5> //titik 2
        texture{
                pigment{color Yellow}//warna kotak
        }
}

8. Menentukan sumber cahaya
gambar tidak hidup jika tidak pakai pencahayaan 🙂

light_source {
        <10, 10, -10> //posisi sumber cahaya
        color White   //warna cahaya
}

9. Selesai dah 🙂 tinggal dirender dengan cara klick icon run (bulat hijau dengan gambar orang berlari)
ini code lengkapnya

#include "colors.inc" //library warna seperti Yellow White dll
#include "shapes.inc" //library buat bentuk geometri seperti box, sphere, cube dll
#include "textures.inc" //library texture

camera{
        location <10,10,-10> //posisi kamera
        look_at <5,1,3>      //arah pandang kamera

}

background{
        color White //warna background
}

box { //menggambar object kotak
        <0, 0, 0>, //titik 1
        <10, 3, 5> //titik 2
        texture{
                pigment{color Yellow}//warna kotak
        }
}

light_source {
        <10, 10, -10> //posisi sumber cahaya
        color White   //warna cahaya
}

inilah gambar hasil render code di atas

gambarKotak hasil render
gambarKotak hasil render

selamat, anda sudah berhasil menggambar kotak menggunakan pov-ray 🙂
next step silahkan buka help pov-ray, lengkap kok 🙂 hehe

Sedikit Tips Menangani Latency Game Online yang Gede

Berapa bulan yang lalu gw lagi kecanduan (lagi) sama World of Warcraft(WOW). Bareng temen main di server Molten-wow. Walaupun sekarang udah jamannya patch Mist of Pandaria, gw dan temen masih main patch wratch of lich king. dua patch dibawah patch terbaru ini lumayan friendly sama laptop lama… gk bikin nge-lag (graphical lag)

waktu itu simpati lagi promo paket dance like agnes. lumayan, dapet 2 Gb/45 hari cuma 60 ribu. youtube kenceng masbro 🙂

masalahnya ketika nge-game kok delay banget ya…
cek ping google < 100
cek ping serer molten-wow, 300 an
tapi latencynya sampai 1000-3000 an
heuheuhe

dapet tips dari temen, salah satu cara menanganinya adalah ganti DNS.
bisa pake dns google, bisa  pake dns norton –> https://dns.norton.com/dnsweb/huConfigurePc.do (coba2, type B latencynya lebih kecil)

jika latencynya masih aja gede, cobalah ganti dns yang lain. atau bisa juga menggunakan software seperti Leatrix Latency Fix

ingat!!!! cara ini cuma bisa menangani latency yang gede tapi ping normal. jika ping RTO, berarti ada masalah sama jaringan/sinyal provider anda.

Selamat Bermain, ingat waktu ya (kayak gw inget waktu aja, heuheuheu)

Daftar Pemenang Kontes Robot Nasional 2012

Alhamdulillah Kontes Robot Nasional 2012 telah Selesai. Senang bisa bertemu orang-orang hebat dan robot-robot keren

 

logo kontes robot nasional 2012 itb
logo kontes robot nasional 2012 itb

Daftar Pemenang Kontes Robot Nasional 2012

Kontes Robot Indonesia (KRI)

Kategori Pemenang
Juara I RI-NHO (Institut Teknologi Sepuluh November)
Juara II BARELANG 5.2 (Politeknik Negeri Batam)
Juara III JUMP-ACE (Universitas Gadjah Mada)
Juara Harapan ROLPENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya)
Strategi Terbaik ROLPENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya)
Desain Terbaik BARELANG 5.2 (Politeknik Negeri Batam)

keputusan Juri di final KRI kemarin cukup kontroversial. Semoga kedepannya wasit lapangan + juri bisa lebih baik lagi.

Kontes Robot Cerdas Indonesia(KRCI) divisi Beroda (wheelled robot)

Kategori Pemenang
Juara I SANGKURIANG (Politeknik Negeri Bandung)
Juara II D’GULIZ (Universitas Tanjungpura)
Juara III ARMADA (Universitas Gadjah Mada)

Kontes Robot Cerdas Indonesia(KRCI) divisi Berkaki (legged robot)

Kategori Pemenang
Juara I 1-DA (Universitas Gadjah Mada)
Juara II Arjuna (Institut Teknologi Telkom)
Juara III EILERO (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya)

Kontes Robot Cerdas Indonesia(KRCI) divisi Robo Soccer Humanoid League (RSHL)

Kategori Pemenang
Juara I EROS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya)
Juara II ISOLA-S (Universitas Pendidikan Indonesia)
Juara III Barelang 4.2 (Politeknik Negeri Batam)
Juara Harapan ALFAROBI (Universitas Gadjah Mada)

Penghargaan Lain KRCI

Kategori Pemenang
Desain Terbaik KRCI Majreha (Institut Teknologi Bandung), KRCI berkaki
Algoritma Terbaik KRCI EROS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya), RSHL

Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI)

Kategori Pemenang
Juara I V-yu (Institut Teknologi Sepuluh November)
Juara II Rosebir (Universitas Gadjah Mada)
Juara III ERISA (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya)
Juara Harapan ACE (Universitas Kristen Maranatha)
Penampilan Artistik Terbaik ERISA (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya)
Desain Terbaik Rosebir (Universitas Gadjah Mada)

dan yang membawa piala paling bergengsi(piala bergilir) adalah Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Selamat kepada para pemenang

Sumber: http://krn2012.itb.ac.id/index.php/daftar-pemenang/